Bimbingan Teknis Perencanaan Berbasis Data dalam Penjaminan Mutu Internal Sekolah SPMI
| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan | |
| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan | |
| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan | |
| 1079 |
Pendaftaran Berakhir
Hanya email yang sudah terdaftar sebelumnya yang bisa masuk kedalam kegiatan Silahkan login untuk mengikuti eventPemerintah Kota Mojokerto melalui kegiatan pengembangan kompetensi ASN memfasilitasi Bimbingan Teknis Perencanaan Berbasis Data dalam Penjaminan Mutu Internal Sekolah (SPMI) yang dilaksanakan pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Aula BAPPERIDA Kota Mojokerto. Kegiatan ini diikuti oleh 55 peserta yang terdiri atas Kepala Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Kota Mojokerto.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi kepala sekolah dalam menyusun perencanaan pendidikan yang berbasis data, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan. Melalui penerapan perencanaan berbasis data, satuan pendidikan diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai permasalahan, menentukan prioritas perbaikan, serta merumuskan program peningkatan mutu sekolah secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
Bimbingan teknis menghadirkan Dr. Al Badrotus Tsaniyah, M.Pd., Widyaprada BBPMP Jawa Timur, sebagai narasumber. Materi disampaikan dengan total durasi 6 jam pelajaran, meliputi pelaksanaan pre-test dan post-test, Standar Nasional Pendidikan (2 JP), Rapor Pendidikan (2 JP), serta Sistem Penjaminan Mutu Internal (2 JP).
Melalui materi Standar Nasional Pendidikan, peserta diharapkan memperoleh pemahaman mengenai standar yang menjadi acuan dalam penyelenggaraan pendidikan. Selanjutnya, materi Rapor Pendidikan memberikan penguatan mengenai pemanfaatan data dan indikator pendidikan untuk mengidentifikasi kondisi serta tantangan yang dihadapi oleh masing-masing satuan pendidikan. Sementara itu, materi Sistem Penjaminan Mutu Internal membekali peserta dengan pemahaman tentang mekanisme penjaminan mutu yang dilaksanakan secara mandiri, sistematis, dan berkesinambungan di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan pre-test dan post-test digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu indikator untuk mengukur efektivitas pelaksanaan bimbingan teknis dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi peserta.
Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah diharapkan mampu mengimplementasikan perencanaan berbasis data dalam penyusunan program kerja sekolah, mulai dari identifikasi masalah, analisis akar penyebab, penentuan program prioritas, hingga penyusunan rencana tindak lanjut. Dengan demikian, kebijakan dan program pendidikan yang dilaksanakan dapat lebih efektif, efisien, akuntabel, serta sesuai dengan kebutuhan nyata satuan pendidikan.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Mojokerto dalam meningkatkan kompetensi aparatur dan mendorong transformasi tata kelola pendidikan yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada hasil. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, narasumber, dan satuan pendidikan, diharapkan tercipta budaya peningkatan mutu yang berkelanjutan guna mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas di Kota Mojokerto.
