Bimbingan Teknis Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif
| Dinas Pendidikan dan kebudayaan | |
| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan | |
| Dinas Pendidikan dan kebudayaan | |
| 930 |
Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Selasa hingga Rabu, tanggal 28–29 April 2026, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 55 peserta yang terdiri dari guru Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di Kota Mojokerto. Bimbingan teknis ini dirancang sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berbasis teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup berbagai aspek pengembangan media pembelajaran interaktif. Peserta mendapatkan pembekalan terkait pembuatan buku media ajar menggunakan Storybook Gemini, pengembangan soal dan game berbasis AI melalui Canvas Gemini dan Canva AI, pembuatan video pembelajaran berbasis AI dengan Flow Google, pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi Lumi, serta pemanfaatan asisten AI melalui NotebookLM Google. Seluruh materi tersebut disusun secara aplikatif agar dapat langsung diimplementasikan oleh guru dalam proses pembelajaran di kelas.
Dengan total durasi pembelajaran selama 12 jam pelajaran, kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Bagus Sumantri, S.Si., M.Pd dari IGID Kota Surabaya. Narasumber memberikan pemaparan materi secara interaktif, disertai praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara nyata.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru dapat meningkatkan kemampuan dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi pendidikan di Kota Mojokerto menuju pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna.
